My little boy “Geva” 3 Months

Memasuki usianya yang ketiga bulan, ada kebiasaan baru Geva. Entah kenapa terkesan lebih rewel. maunya digendong sepanjang hari. Waduh, mana tahan. Dan yang paling membahana itu adalah suaranya. Percaya atau tidak suaranya amat sangat keras. Barang kali yang membaca berpikir itu biasa, tapi kalau sudah dengar sendiri, astaga luar biasa kencangnya.  Unbelieveable….. Super kencang. Rasanya telinga mau pecah Cah cah. Kedengaran tetangga dikira anaknya disiksa kali ya. dibeberapa teriakan tangisnya yang super kencang, itu adalah signal semacam minta perhatian. hmm.. Sebab kalau sudah mendekat trus dipegang badannya langsung ketawa, kali dia kira berhasil ya supaya digendong. Haduhhh….

Semakin hari ocehannya semakin banyak,senyum dan tawanya semakin memikat. Gerakan tubuhnya pun makin variatif yang menandakan bosan, ingin bermain,ingin digendong dan sebagainya. kemampuan motorik  memegang benda sudah sangat mampu. Mengikuti arah gerak benda, namun belum seluruhnya, mencari sumber bunyi. Apalagi klo sudah dipasang musik yang tiba tiba suaranya asing. Langsung menoleh. Mulai tertarik dengan mainannya yang full color. Klo badannya dimiringkan sedikit dia langsung ingin tengkurap. Sudah mulai menyukai posisi tengkurap. Sudah bisa menahan kepala saat tengkurap. Bahkan saat mandi dengan posisi tengkurap di bak mandinya terlihat sangat menikmati. Tapi maaf ya sayang, ga boleh lama lama di air.

semakin hari semakin bertambah kemampuannya, semakin memikat hati.

Nah, adalagi nieh yang hmm menguji kesabaran banget. Geva nangis nangis terus, digendong ga mempan, dibaringkan ga mempan, ditetekin ga mempan juga. Saat saat seperti ini amat sangat diuji kesabaran. Kadangan pengen marah, kesal dan arggghhhh….. Geva diam dong….. Gitulah dalam hati. Segala cara kucoba apa yang dia mau. Aku tahu dia belum kenyang betul karena sebelumnya netek cuma sebentar. Coba ini itu ini itu lagi, ayun, gendong, pake gendongan, dorong dengan stroller,  baringkan sejenak, semua caralah. Hingga ada satu yang kucoba yang aneh nan nekad. Jadi aku gendong Geva miring sambil ayun sedikit kemudian kuarahkan mulutnya ke payudara supaya dia netek. Eh, berhasil diam dan netek. Tapi kan pegal netekin sambil berdiri. Trus aku duduk lagi, buset nangis lagi. Akhirnya kutetekin sesaat sambil berdiri, setelah nampak stail baru aku ambil posisi duduk, dan Geva pun netek seperti biasa. Hmmmm…

Tantangan lain saat netekin Geva adalah penolakannya terhadap payudara jika saat dihisap pertama terlalu deras atau tidak keluar.hmmm dia akan menangis sejadi jadinya. Dikasih pun ga bakalan mau…triknya adalah tenangkan sejenak kemudian cobalagi. Pasti ga mau, kali dia pikir bakalan sama dengan sebelumnya. Hehe…. Trik yang benar adalah kasi payudara yang satunya setelah dia tenang. ini biasanya berhasil. Huhhh…..

kejutan apalagi ya yang akan ada..

tapi Mama sayang banget sama mu Bang Geva. Sehat sehat ya Amang… Love you so much..

Image
Papa menggendong Geva
Image
Tidur lelap

Papa juga amat sangat sayang padamu….

Advertisements