4 Bulan Geva (part 2)

Usia 1-2 bulan Usia 1 bulan ke 2 bulan terlihat perkembangan yang signifikan dari kemampuan Geva. Misalnya saja, keajaiban di jam tidur. Secara perlahan waktu tidur di malam hari lebih banyak dengan sendirinya. Tanpa harus mengubah apapun. Hal ini sungguh memukau saya. Bayi saja Tuhan rancang begitu rupa bahwa istirahatlah di malam hari. Kalau manusia tidak mungkin menjadikan hal ini. Sungguh pekerjaan Tuhan itu sangat nyata dalam segala hal. Misalnya saya menyuruh Geva yang baru 1 bulan, “Ge, kalau malam tidur lebih lama ya sayang. Siang terjaga ga masalah.” Dijamin Geva tidak akan mengerti. Wong masih bayi ko. Geva juga mulai menggerakkan tubuhnya, mengangkat kaki, tangan dan mulai memperlihatkan ekpressi yang berbeda di wajahnya. Woww.. Dan keajaiban-keajaiban lainpun bermunculan yang membuat saya semakin mengagumi karya Tuhan akan ciptaan-Nya. Karena seungguhnya seluruh ciptaan Tuhan itu adalah menceritakan, meneriakkan dan menggemakan kebesaran Sang Khlalik sekalipun tanpa suara. Pemberian ASI di bulan pertama dan kedua tidak semudah yang saya bayangkan atau seperti yang terlihat dilakukan oleh orang lain. Saya dihadapkan pada tantangan bahwa Geva masih bayi, lambungnya pun masih kecil, kemampuannya mengisap ASI juiga masih terbatas. Saya berpikiran, Geva minum ASI dikit amat, dan menurut pengamatan saya sepertinya tidak tambah besar. tapi setelah ke dokter ternyata pertambahan berat badan Geva sangat bagus. Kembali ke masalah menyusui. Geva lapar dan haus, tidak ada jalan lain selain netek. tapi saat dia netek ada yang tidak tepat. sebentar-sebentar netek sebentar-sebentar menangis kencang. setiap hari begitu. Saya sampai curiga kenapa dengan Geva. coba diskusi dengan suami akhirnya sepakat membawa ke klinik laktasi. Apalagi saat Geva baru lahir dicek dokter Geva memiliki selaput di bawah lidah “tongue tie” yang cukup tebal. itu bisa menghambat bayi menyusu. Saya inisiatif mengirim pesan ke dokter laktasi via WA, dan ternyata sang dokter merespon. Dokter memberi saya beberapa solusi. jadi sebelum bayi netek payudara jangan terlalu penuh. sebab jika ASI menyembur bisa membuat bayi tersedak. Saya amati sepertinya itulah masalah saya. Coba memerah ASI agar tidak terlalu penuh sebelum bayi netek, sedikit banyak membuahkan hasil. saat tiba di rs untuk jadwal saya kontrol, kami sudah mendaftar ke klinik laktasi, namun dokter yang kami harapkan sedang tidak ada jadwal. Akhirnya kami memutuskan tidak jadi ke klinik laktasi. dan seiring dengan berjalan waktu, sudah tidak masalah lagi. apalagi semakin bertambahnya usia kemampuan bayi menyusu pun semakin baik dan jumlah ASI yang diisap pun semakin banyak.

Geva usia 2 bulan

Usia 3-4 bulan Bayi selalu menghadirkan sesuatu yang baru. Geva, sempat susah sekali netek. saya harus trial trus seperti apa yang dia mau sebenranya. Netek sambil berdiripun pernah terjadi. saya netekin Geva tapi tidak mau dan terus saja menangis, akhir aku coba berdiri sambil netekin eh, diam dan netek dengan serius. hmm… adalagi nieh, abis mandi sore biasanya saya netekin Geva dan Geva akan tertidur. Tapi saat itu Geva ga mau sedikitpun netek malah nangis dengan kencangnya. ya udah saya diamin aja, coba menenagkannya, menggendong sambil mengelus. tapi ga mempan. Sampai lama karena kelelahan Geva tertidur. keesokan harinya terjadi lagi. Karena saya merasa gerah saya mandi, sehabis saya mandi saya sodorkan untuk netek, eh dia mau… Sampai sekarang, sadapat mungkin begitu Geva mandi tidak lama kemudian saya harus mandi. kebiasaan lain adalah, karena kemampuan motoriknya terus bertambah, saat netek Geva akan mulai menendang-nendang menarik apapun yang bisa ditarik. Dan kedua tangannya akan memegang payudara seperti memegang botol. Tapi lama kelamaan, yang masuk ke mulutnya malah jarinya bukan puting. Antisipasinya saya memberi jari saya untuk dia permainkan agar terhindar dari kamuflase itu. Geva belum mahir berguling sendiri. Menurut buku diusianya mestinya sudah bisa berguling sendiri. Maksudnya dari posisi telentang ke posisi tengkurap sudah bisa sendiri. akhirnya saya memberi sedikit latihan kepada Geva bagaimana berguling . Setiap hari. Memiringkan badan kiri dan kanan, berguling kiri dan kanan. Awalnya saya merasa sepertinya ini aneh. tapi ternyata Geva bisa juga bergulking sendiri. Yang saya yakini bukan karena saya tapi itu adalah anugerah Tuhan. Sekarang saya harus lebih waspada sebab Geva kegemaran barunya adalah berguling. Dan saya amat terkagum pertama kali melihat Geva berguling. bagi saya itu keajaiban…

Sama Papa

Mandi adalah satu kegiatan yang amat disukainya, kalau sudah dibaringkan di perlak mandi, pasti kegirangan. memukul-mukul air mulai dilakukannya. Bermain dengan air menjadi sangat menarik baginya. Jangankan mandi, saat cuci tangan saja Geva sudah amat kegirangan.. Setiap hari akan terdengar tawa yang menggelegar dari mulutnya, tangisnya sudah tidak terlalu sering. semakin mengenal oarangtuanya, memahami mimik wajah dan intonasi suara. Saat Papanya memasang wajah marah dan suara menaik Geva akan memasang wajah cemberut dan  dan dan dan pecahlah akhirnya menangis. Memotong kuku kudu lebih rajin. sekali 3 hari, karena tidak jarang akan menggoreskan jari-jarinya di wajahnya. Ocehan ocehan makin kaya, dan variasi tangis nya semakin bertambah. Terhadap mainan sudah semakin antusia, terlihat dari raut wajahnya yang begitu bahagia saat disodorkan mainan. mulai tertarik dengan gambar gambar. Terutama gambar bayi, karakter kartun.

Mainan Geva
Geva usia 4 bulan
Geva dan Mama

Saat ini Geva memasuki usia 5 bulan. Kejaiban lainnya terus bermunculan. Sehat sehat ya sayang Mama….

Advertisements

Published by

rosegevari

Menulis apa aja yang pengen ditulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s