Ketika Itu Gevariel Berusia 8 Bulan


Saat ini Gevariel sudah berusia 9 bulan tepatnya 9 April lalu saat pemilu. Sudah lama ingin menulis di blog ini sekaranglah waktunya.  Kali ini lebih pada review Geva di usia 8 bulan. Usia 8 bulan ini menurut saya penuh dengan keajaiban bagi tumbuh kembang Geva. Kejutan yang mengharukan.

mulai tumbuh gigi

Sebenarnya gusinya udah bengkak dari umur 3 bulan. Saat vaksin ke dsa, tanya ke dokter kenapa gusi anak saya bengkak, jawab dokternya karrna mau tumbuh gigi. Namun gigi tak jua muncul, saya coba baca beberapa sumber yang menyebutkan usia 5-6 bulan mulai tumbuh gigi, ehm Geva belum tuh.. Saya sih tidak terlalu kwatir pasti numbuh. Ternyata menginjak usia di 8 bulanlah si gigi muncul. Gigi seri bawah yang pertama muncul, seri bawa satu lagi muncul juga dan sekarang ujung satu ujung seri atas sudah nongol. Pantas saja beberapa hari sebelum kedatangan gigi pertama Geva demam. Itulah kali pertama Geva demam dan tumbuh gigi dan rewel lebih dari normal.

pilek pertama kali

Serangan pilek terjadi 2 hari setelah demam datang. Barangkali saat tubuhnya lemah kuman jadi lebih berkuasa. Dokter sudah memberi resep obat pilek untuk jaga-jaga. Hari pertama cairan krluar dari hidung biasa namun lebih rewel. Tak lama sahlah dia pilek dengan jumlah cairan yang keluar dari hidung meningkat, intensitas menangis pun turut meningkat. Saya berpikir tidak akan memberi obat dari dokter, pasti sembuh. Coba tanya ke sana kemati apa obatnya, singkat kata saya coba apa yang dianjurkan rekan yaitu memarut bawang merah campur dengan minyak telon usapkan ke badan, punggung dan sedikit di sela mata. Coba pertama kali wowww… Baunya saya tidak kuat mau muntah, dan suamipun turut berkeberatan hati atas apa yang saya lakukan. “obat dari dokter udah dikasi?” Begitu suami sya bertanya, saat itu juga saya dipaksa memberi obat pilek dari dokter. Ya sudah saya berikan, sekitar 3 hari tidak sembuh juga saya hentikan obatnya. Dan biarkan saja sambil terus memberi air putih hangat. Hmmm, sembuh juga, oh senangnya…

mulai merayap dan berdiri

Udah merangkak? Itulah pertanyaan yang kerap ditanya orang. Geva belum merangkak namun sangat ahli merayap. Timbangan pun diuber ke kolong tempat tidur hingga kepala terbentur, namun tidak menyerah. Saya coba melatihnya merangkak, saya peragakan, saya perlihatkan bagian tubuh mana yang digerakkan. Cona saya posisikan eh Geva menolak menuk tungkainya malah mengambil posisi berdiri. Baiklah saya turuti saja. Jadilah Geva mulai belajar berdiri dan mahir merayap.

menyukai makanan yang dimakan mamanya

Geva sangat suka makan apa yang saya makan, kalau saya makan dia akan mencoba meraih dan memasukkan ke mulut. Kalau itu tidak terjangkau akan merayap menghampiri dan merambat menarik apa yang ditangan atau di piring saya. Jika memungkinkan pasti saya membolehkan Geva untuk memasukkan ke mulut. Namun kalau tidak memungkinkan seperti makanan pedas akan saya jelaskan padanya. Begitu juga dengan minuman, selalu ingin turut minum.

sembelit akut

Ini bukan kali pertama, pernah Geva tidak pup selama 3 hari, saya tambahkan alpukat di menu makannya pasti akan langsung pup. Tapi kali ini sangat berbeda. Suda 3 hari dan sudah makan alpukat belum pup juga. Geva pun gelisah hingga menangis karena kesakitan. Saya coba cek ke anusnya fesesnya sudah mengeras. Karena putus asa saya coba denga microlax keluar hanya sedikit. Karena menangis terus menerus akhirnya dibawa ke dokter, tidak apa-apa dianjurkan untuk minum lebih banyak air putih. Saya bertanya kepada kakak saya yang juga bidan, sarannya agar dibantu microlax lagi, saya pun setuju dan eksekusi, keluar feses yang sudah dalam bentuk gumpalan. Ternyata pup masih belum lancar, selang 2 hari kembali dinatu microlax, akhirnya lancar juga.

Usut punya usut penyebab sembelit ini kemungkinan karena wortel impor. Saya tambahkan campuran bubur dan juga saya jus. Karena dari semua yang Geva makan makan hanya itu yang baru. Saat itu juga saya hentikan. Selang 2 minggu kembali saya tambahkan wortel impor ke makanan Geva hanya sedikit saja kira-kira setengah kuku ibu jari. Dan benarlah Geva langsung sembelit. Kembali bantuan microlax didatangkan.

Bermain bersama Papa
Bermain bersama Papa

lebih lincah, ngoceh dan bermain

Geva menjadi lebih lincah, kesana kemari. Sudah mulai terasa lelahnya mengejar si bocah. Terkadang Geva akan memanggil “ma..”, “pa,..”. Terharu sekali mendengarnya. Semakin bertambah ocehannya dan semakin banyak triknya, diaakan menangis tapi tak ada air mata dan akan terdiam tiba-tiba. Atau akan mengantuk saat akan makan namun saat ditidurkan Geva hanya nyanyi-nyanyi ataupun bermain. Walah…. Hal lain adalah Geva sangat tertarik melihat orangtuanya bernyanyi apalagi dengan mimik dan suara yang berubah-ubah. Semakin tertarik dengan mainan dan betah berada diantara mainan. Dari semua itu mandi adalah aktivitas yang paling menarik dan membahagiakan bagi Geva. Begitu dengar desiran air akan melonjak dan merengek saat selesai mandi dan keluar dari kamar mndi. Geva akan melambaikan tanganuntuk goodbye ataupun mendengar nyanyian Si Mbok.

Geva belajar duduk
Geva belajar duduk

Teruslah bertumbuh dan berkembang ya anakku

Tuhan memberkati…

Advertisements

Published by

rosegevari

Menulis apa aja yang pengen ditulis

2 thoughts on “Ketika Itu Gevariel Berusia 8 Bulan”

  1. Anak ku usia 7 bln bu.. lg sembelit karna makanan instan.. karna saya blm mahir membuat makanan untuk si baby. Hari ini debay mau pup susah keluar sampe jerit2 akhirnya suami beliin mikrolax. Skrg lagi nunggu dia mules.. semoga pup yg 3 hr ini bisa keluar semua.. amin

    1. Amin… Kasi yg berserat ka makannya sama air putih. Klo perlu sendokin. Moga ga kena lagi ya. Kasian bngt ya ka. Mpe nangis aku wajtu anakku susah pub nya. Jadi kebayang perasaan kakak

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s