Setahun Pertama Bersama Baby Boy

It’s been one year my baby boy Gevariel. Semakin besar, semakin banyak hal yang dia suguhkan untuk orang-orang di sekitarnya.

MEREMBET
Kemampuan untuk berdiri dari posisi duduk, dan kembali duduk semakin mantap. Instingnya semakin terlatih melakukan gerakan dengan hati-hari agar tidak cedera. Sesekali terjatuh, tapi saya sudah tidak terlalu kuatir lagi kalau kalau dia terjatuh saat sedang berdiri meninggalkannya jika saya hendak ke kamar mandi atau ke dapur sesaat. Bagi saya itu pemandangan yang ajaib. Semua dilakukannya dengan hati-hati dan tepat.

MERAIH SEMUA BENDA
Terkadang yang menjadi kewaspadaan saya adalah saat dia merembet dan meraih serta menarik semua benda yang bisa dicapainya. Kadang jika tidak terjangkau dia akan mengambil benda lain dan menjadikannya pijakan agar dia lebih tinggi dan bisa meraih benda yang diinginkannya. Jadi saya harus pastikan saat dia merembet di sekitar ruangan tidak ada barang berbahaya yang dalam jangkauannya.

TIDAK SABARAN
Apa kebanyakan bayi begitu? Jika menginginkan sesuatu tidak sabaran, Geva akan berusaha bangun dan meraihnya, bahkan pernah kejadian saat saya membelakanginya ke wastfel sementara dia duduk di high chair, saya berbalik dan dia sedang berdiri meraih sesuatu dari atas meja. Saya kaget setengah hidup, karena sedikit lagi Geva akan terjatuh ke lantai. Secepat kilat saya hampiri dan berikan apa yang dia mau. Bila di atas meja ada beberapa benda dan saya tidak tau yang mana sebenarnya yang diinginkannya, saya mulai tunjukkan satu per satu. Rengekan akan terus terjadi hingga tiba ke benda yang diinginkannya, Geva akan menunjukkkan antusias, mengulurkan tangannya, dan tertawa. Cara lain, saya akan menaruh benda apa saja di atas meja high chair, jika Geva tidak suka akan serta merta melempar. Itu artinya bukan itu. Begitu juga dengan makanan. Kesukaannya akan makanan orang dewasa terus naik, mungkin suka mungkin penasaran. Saya makan misalnya ubi atau kerupuk dan itu terlihat oleh Geva, dia akan merengek dan menangis meminta makanan yang saya makan. Tak jarang Geva juga akan memaksa memasukkan jarinya ke mulut dan mengorek makanan yang saya makan tadi. Astaga… Terkadang saya tertawa menyaksikan tingkahnya.

MENGHIBUR
Sifatnya yang menghibur masih tetap menyala. Apapun yang dilakukannya yang membuat orang lain tertawa pasti akan diulangi. Dan jika sesuatu yang membuat dia tertawa diulang diulang dan lagi ada fase dia tertawa sekedar saja. Seperti tertawa palsu yang penting Bos Senang. Hahha… Itu artinya joke sudah expired. Atraksi yang sering dilakukannya bangun dan terjatuh masih bisa dinikmati. Itu sepertinya menjadi atraksi andalan. Sebelum beraksi Geva akan memastikan ada penonton dan penonton tertawa. Di pagi hari saat Geva bangun lebih awal dari saya atau papanya, Geva akan mulai atraksi namun sebelumnya Geva akan mandang ke arah saya yang masih terkantuk-kantuk mengawasinya dengan senyum lebar dan semangat membara. Tidak ada respon Geva mandang ke arah papanya yang masih lelap. Juga tidak ada respon. Kembali Geva memandang ke arah saya karena penonton cuma kami berdua. Karena saya tidak tega mengecewakannya saya akhirnya menunjukkan antusias saya, saya menyerukan kegirangan saya, bertepuk tangan dan menyoraki. Tidak salah lagi, atraksi pun mulai. Hahah… Betapa inginnya dia supaya saya terhibur.

MENCOLOK MATA
Hal lain yang ditunjukkan Geva adalah mencolok mata. Tidak semua orang yang dia temui akan dicolok matanya dengan jarinya. Setelah saya amati itu akan dilakukannya kepada orang yang dia ingin bermain bersamanya. Contohnya saat di tempat tidur bersama saya dan papanya, jika papanya tidak bermain maka Geva akan mencolok matan papanya. Hal serupa juga dilakukan pada saya dan pada beberapa orang yang baru ditemuinya. Kalaulah ada cara lain nak…

SESI PIJAT
Gevariel oleh papanya sering dipijat punggungnya kala bermain bersama di kasur sambil menyanyikan wondewonde lo. Dan reaksi yang diberikan Geva adalah terdiam, terbaring tengkurap terlihat amat sangat menikmati pijatan papanya. Setiap kali kali Papanya mulai menyanyikan wondelo dan memijat punggunnya langsung Geva tenang dan menikmati. Saya pun terheran-heran melihatnya. Mencoba melakukan hal yang sama tapi tidak seindah respon terhadap pijatan papanya. Hmmm… Anak muda ini sudah bisa merasakan kehangatan sentuhan pijatan papanya melebihi apapun. Ini salah satu videonya.

MAKANAN BERAGAM
Menginjak usia setahun, makanan yang bisa dimakan semakin beragam. Terkadang saya memberinya biskuit, kerupuk, goreng pisang, ayam goreng, tempe goreng, mangga muda, atau makanan lain yang tidak pedas dalam jumlah sedikit. So far Geva tidak menolak. Tapi untuk makanan utamanya saya akui mengalami penurunan dari segi tekstur. Padahal sebelumnya makanan Geva teksturnya sudah kasar mendekati makanan dewasa. Pernah Geva sakit dan tidak mau makan sama sekali, lalu saya beri dia makanan halus, siapa tau jadi mau. Ternyata dia mau, eh malah keterusan. Next program mengembalikan makanan Geva ke yang semestinya. Untuk menu masih sama, kentang potong dadu ditambah ikan dan aneka sayuran lainnya yang diblend. Cuma saat ini saya sudah menambahkan secuil garam ke makanannya. Saya juga membaca berbagai artikel untuk menu bayi umur setahun, tidak jauh beda dengan yang saya buat. Jika kita baca di buku panduan anak yang dari rumah sakit atau dari berbagai artikel, menganjurkan memberi cemilan pada bayi sela antara makan pagi ke sianga dan siang ke sore. Saya kadang melakukannya dengan memberi buah tapi jarang sangat, sebab Geva maunya ya menyusu saja. Ada juga anak tetangga lebih tua 3-4 bulan dari Geva makanannya masih dinlend dengan halus. Sang anak menolak makan jika makanannta kasar. Semoga Geva tidak demikian. Karena itu harus saya latih segera.

You never know what a baby can show you magic….

20140818-161229-58349222.jpg
Kunjungan Tante Lia n Tante Risa

20140818-161314-58394963.jpg
Bersama Papa

20140819-115059.jpg
Merembet dengan lincah

Banyak cinta untukmu Sayang.. Papa dan Mama amat sayang padamu. Tihan senantiasa memberkati tumbuh kembangmu, memberi hikmat, kekuatan dan pengetahuan akan yang baik dan yang benar. Selamat menempuh tahun/tahun bahagia selanjutnya.

20140819-120132-43292332.jpg
Selamat Ulang Tahun ya doli doli ni Mama…

Advertisements

Published by

rosegevari

Menulis apa aja yang pengen ditulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s