Cinta dari Ruang Sebelah

“Terlambat lagi ya Ran. Saya sudah tidak bisa menolong kamu kalau terus terusan begini. Kost saja dekat sini emangnya kenapa?” Tukas bosnya Rani.
“Napak kan tau sendiri saya ga bisa.”
“Kalau begituerlu kamu pertimbangkan mencari pekerjaan yang dekat denga rumahmu.” Sahut bos sambil berlau.

Rani duduk di kursinya lemas dan menghela nafas panjang. Mama,aku akan berusaha sekuat tenanga supaya kita tetap bersama dan aku tetap bisa bekerja. Iya, ibunya Rani sedang sakit dan tak ada yang merawat, Rani satu-satunya yang dimiliki inunya sejak ayahnya meninggal. Meninggalkan ibunya di rumah adalah hal mustahil.

“Rani, gue mau kasi tahu sesuatu sama lo.” Tiba-tiba sosok Agung muncul di pintu ruangannya.
“Kenapa Gung?” Tanya Rani, jantungnya berdetak kencang sebab pria idamannya tiba-tiba menghampirinya.
“Ntar pas makan siang, tunghu gue ya.”
“Ok.”

Saat jam makan siang Rani yang masih suntuk dengan pikirannya menghampiri Agung di ruangannya persis sebrlah ruangan Rani. Agung tidak di ruangan, Rani bingung dan sesaat terdengar lagu Back At One milik Brian Mcknigt, yang jelas-jelas adalah lagu favoritnya Rani. Ternyata Agung mau menyatakan cinta kepada Rani. Agung sudah bertemu ibunya Rani dan Agung mau Rani jadi pacarnya. Memerah wajah Rani seketika dan dia pun menerima Agung jadi pacarnya.

Advertisements

Published by

rosegevari

Menulis apa aja yang pengen ditulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s