Tangan Ketumpahan Lem Alteco

Hari Kamis lalu tepatnya 30 Oktober 2014, Geva bermain seperti biasa. Saat itu dia bermain di sekitar cermin meja rias, menarik beberapa benda yang biasa ditarik. Saya membiarkanya karena memang itu sudah “biasa”. Sedikitpun daya tidak menaruh curiga akan ada insiden ini. Tiba-tiba Geva merintih sambil menggoyang-goyangkan tangannya, saya secepat kilat menghampirinya. Masih basah dan bau lem alteco menyebar. Langsung saya basahi dengan air, namun suara tangisnya terus menggelegar. Mungkin karena panas dan lengket yang ditimbulkan si lem Geva mencoba menggigit tangannya. Saya membaui mulutnya apakah ada lem yang tertelatidak ada bau lem di mulutnya. Ayahnya sedih dan takut kalau-kalau Geva menelan si lem alteco.

Seluruh telapak tangan kanannya berlumuran lem, saya bingung bagaimana mengelupasnya, mengingat Geva kalau makan bisa turut tetelan. Pertama yang saya lakukan adalah mengolesi tangannya dengan minyak, karena minyak licin dan memberi kesejukan kalau-kalau tangannya kepanasan akibat reaksi lem. Saya diamkan sambil saya susuin agar Geva lebih tenang dan berhenti menangis. Tak lama kemudian Geva tertidur. Saya meraba-raba telapak tangannya yang ketumpahan lem mengapa ini luput dari pengawasan saya. Ada perasaan bersalah dan sedih yang amat sangat. Hiks..hiks… Saya mulai melihat-lihat barang apa saja yang bisa membantu mengelupaskan itu. Pilihan saya, Lotion baby, untuk melembabkan. Mungkin akan jadi lembek lem yang sudah mengerak pikir saya. Saya olesi telapak tangannya lalu perhatian saya teralih mencoba mencari di internet. Informasi yang saya peroleh adalah dengan air hangat dan asetone alias pembersih kutex. Setelah beberapa saat saya meraba telapak tangannya dan kerak lem tadi sudah mulai retak-retak, lebih mudah untuk dilepas. Saya mulai melepas si kerak lem sedikit demi sedikit. Terkadang saya juga meraba-raba sekitarmulut dan bibirnya apakah ada kerak lem yang mengering, berkali-kalai saya raba dan memastikannya.

Kali saya mencoba tips dari nternet dengan asetone tapi tanpa air hangat saya tidak ingin membangunkannya. Saya olesi dengan asetone dan mulai menantikan hasilnya, ternyata tidak memberi hasil apa-apa. Mungkin karena tidak direndam di air hangat. Kembali saya mengolsi dengan baby lotion, kerakpun semakin mudah terkelupas. Pada bagian ujung jari karena lebih keras, sedikit lebih sulit terkelupas. Namun malam itu 90% kerak lem sudah terkelupas. Jika ada yang mengalami hal yang sama, pertama jangan panik, tenangkan anak, dan lakukan pengelupasan secara perlahan. Dan ini kejadian ini membuat sayalebih berhati-hati meletakkan barang yang berpeluang menimbulkan insiden berbahaya, lebih ketat mengawasi anak apalagi yang baru bisa jalan seprti baby boy kami #gevariel.

Telapak tangan dengan lem yang sudah mengeras
Telapak tangan dengan lem yang sudah mengeras
IMG_1192
Setelah tangan dicuci sabu terus diolesi baby lotion, tunggu sesaat kerak lem mulai retak-retak. Lebih mudah dikelupas
Lem yang ngelotok dari telapak tangan
Lem yang ngelotok dari telapak tangan

Simpelnya langkah yang saya lakukan adalah:
1. Cuci tangan dengan air dan sabun lalu keringkan
2. Olesi dengan minyak goreng
3. Cuci kembali dengan sabun lalu keringkan
3. Olesi dengan baby lotion dianmakn sejenak, akan muncul retakan yang lebih mudah diklotok. Bila lotion sudah mengering olesi kembali agar telapak tangan lembab. Dengan kejadian ini mengingatkan saya agar lebih waspada menaruh barang-barang yang berpotensi membahayakan si kecil dan senantiasa si kecil dalam pengawasan penuh.

Advertisements

Published by

rosegevari

Menulis apa aja yang pengen ditulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s