Aramo dan Barunas (Part 1)

Pangeran Aramo berdiri tepat di samping Ayanya Raja Sahilas. Dia memainkan panah, mengangkat busur panah dan membidik sasaran di depannya. “Pangeran Barunas tiba…!” Teriak salah seorang penjaga yang serta merta seluruh penjaga berdiri memberi hormat.
“Salam Baginda.” Barunas memberi hormat kepada Raja.
“Mari kita mulai perburuan.” Sahut raja tanpa menoleh kepada Pangeran Barunas. Sepanjang perjalanan tampak Raja akrab dengan Aramo menceritakan kisahnya berburu bersama Ayah Sang Raja, Raja Dubara. Sedangkan Pangeran Barunas berjalanan beriringan dengan pengawal di belakang raja. Barunas merasa cemas dan gelisah sebab Ayahnya menatapnya pun tidak.

Para pengawal, Pangeran Barunas dan Pangeran Aramo menunduk menunggu mangsa rusa bertanduk bak ranting ganpa daun. Husppp…. Satu anak panah Pangeran Aramo melesat cepat ke arah target namun tak kena, rusa lari terbirit-birit begitu mencium ancaman. Ada kekecewaan di wajahnya. “Tidak apa-apa, ini adalah pengalaman pertamamu berburu . Lain kali mungkin akan berhasil” hibur raja kepada Pangeran Aramo. Sedangkan Pangeran Barunas lebih memilih pergi dengan pengawalnya ke tempat ke lain. Raja mengawasi dengan ekor matanya kalau-kalau putera mahkota merencanakan hal lain selain berburu. Sebab berburu bukanlah kegemarannya. Pangeran Barunas menghilang dari rombongan bersama salah satu pengawalnya. Raja mulai cemas dan menyuruh mencari ke segala tempat. Teriakan memanggil Pangeran Barunas bergema dimana-mana namun tak ada sahutan. ” Pangeran Aramo kemanakan Pangeran Barunas pergi?” tanya Raja kepada Aramo. “Saya cemas sesuatu terjadi padanya.”

“Mungkin Kakak sedang buang air Baginda.”

“Kenapa lama sekali? Hari akan gelap.”

“Jangan kuatir Baginda, Pangeran Barunas pasti kembali sebentar lagi.”

Senja bersiap-siap menyelubungi langit, namun Pangeran Barunas dan pengawalnya tak jua kembali. Rombongan Raja kembali ke istana tanpa Pangeran Barunas. (To be continued…./rs 280615 uNRD17)

Advertisements

Published by

rosegevari

Menulis apa aja yang pengen ditulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s