Keindahan Lelakiku

Sekujur tubuh laki-laki yang telentang dalam lelapnya tidur kupandang dalam-dalam tanpa berkedip. Tak terasa butiran bening mengalir membasahi pipiku. Ini bukan kali pertama, sudah kesekian kali sejak kumengenalnya.

Sebenarnya ada rasa amarah yang ingin kuluapkan di saat saat dia terjaga. Tapi sayang tak mampu kulakukan.

Bagaimana tidak, seisi kulkas porak-poranda, barang-barang penghuni dapur dalam sekejap berubah tempat. Belum lagi, telur masuk ke dalam galon air, gunting kuku tiba-tiba ada di kulkas, beberapa kali kedapatan sedang mengunyah benda-benda yang tak semestinya, bak kertas, plastik, penjepit kertas hingga kancing peniti. Dan sederet tingkahnya terus terang saja yang membuat berantakan dan mengkwatirkan. Wah… Apa ini? Saya mendesah, menarik nafas panjang. Apapun itu kutata dan kurapikan kembali.

Kerap saya membiarkan dia mengobrak-abrik pasir di halaman, agar ada keleluasaan menyelesaikan tugas rumah sekaligus kesempatan baginya melepas energi. Tapi kadang yang terjadi sang lelaki ‘ngacir’ langsung bermain di teras yang berdebu sedetik sehabis mandi, rasanya pegal hati ini. Ya sudahlah lelaki itu tidak paham, gairah yang menggebu-gebu menggerakkan dirinya bergumul dengan semua itu.

Saya akui kadang tanpa sadar telah membentaknya. Dan matanya yang bening pun seolah meneriakkan kekecewaannya yang tak terima dengan perlakuan saya. Penyesalan terasa menusuk sukma serta merta raga ini memeluknya dan meminta maaf atas kekhilafan ini.

Meruah barangkali kedongkolan yang ditimbulkannya saban hari, sungguh itu adalah bagian dari suguhan teristimewa ala dirinya. Dia telah merenggut hati saya, terpikat oleh pesona kemolekan parasnya. Saya jatuh cinta padanya bahkan jauh sebelum perjumpaan kami yang pertama. Sosok terbaik dalam hidupku sampai kapan pun tak akan tergantikan. Setiap hal dalam dirinya adalah berkah dan keajaiban dari Sang Khalik. Namanya Gevariel. Diperjumpaan kami yang pertama, air mata terbahagia menetes, sekitar dua tahun dua bulan dua minggu yang lalu di kamar bersalin. Memandanginya saat tidur mengingkanku akan keajaiban Tuhan bagi keluarga kami. (Fin/rs:27092015)

Advertisements

Published by

rosegevari

Menulis apa aja yang pengen ditulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s