Kota Kecil di Padang Rumput (Little Town in the Prairie)

Buku lanjutan Musim Dingin yang Panjang. Masa-masa remaja Laura Ingalls dan kedekatannya dengan Almanzo Wilder. Laura juga ternyata menjadi guru meskipun usianya belum genap 16 tahun. Dan yang tak terduga, Laura bertemu lagi dengan Nellie Oleson. Semakin seru dan penasaran kan? I like this book so much…

****

“Maukah kau bekerja di kota Laura?” Pa bertanya yang membuat kaget seisi rumah. Bayangan Ma, Laura akan bekerja di hotel dan itu sesuatu yang mengerikan bagi mereka. Laura juga tidak ingin jauh dari rumah dan kesibukan di tanah garapan sudah sangat menyita waktu. Laura tak menginginkannya.

Setelah melewati musim dingin yang panjang kini mereka ada ditanah garapan di musim semi. Padang rumput nampak sangat indah. Rasanya Laura ingin bermain di padang rumput sepnajnag hari, namun usianya hampir 15 tahun dan itu sudah terlalu tua untuk terus bermain-main. Di sore hari Laura harus membawa Mary berjalan-jalan agar mendapat sinar matahari. Mereka berbincang banyak hal tentang diri masing-masing dan saling mengungkapkan apa yang mereka rasakan selama ini. Bagaimana Laura terkadang kesal dengan Mary karena selalu menjadi anak baik, dan Mary terkadang harus berpura-pura agar orang mengira ia baik. Dan hal-hal lainnya yang membuat mereka penasaran.

AKhirnya Laura menerima tawaran kerja di kota di toko Clancy. Ia akan membantu Bu White menjahit kemeja. Laura akan mendapat 25 sen sehari ditambah makan siang. Secepat kilat Laura menghitung berapa uang yang akan dia dapat. Mungkin 15 dolar selama musim panas. Dipikiran Laura itu akan sangat membantu mengirim Mary ke sekolah khusus. Ini pengalaman pertamanya sehingga ia sangat gugugp. Ia merasa punggungnya sakit karena duduk terlalu lama. Saat makan siang sangat tidak disukai Laura sebab mereka semua berkumpul di dapur milik Pak Clancy yang sempit dan pertengkaran yang terus terjadi. Tentu saja hal demikian tidak pernah terjadi di rumah Laura. Kadang juga Pak Clancy marah karena kemeja yang dipesan belum selesai juga padahal Laura dan Bu White sudah bekerja keras tanpa henti.

Di hari kemerdekaan tanggal 4 Juli Pa membawa Laura serta Carrie ke kota. Namun hiruk pikuk kota membuat mereka tidak nayaman. Setiba di ota mereka berdiam di rumah mereka yang dikota sambil menunggu Pa. Mereka berkeliling sebentar melihat keramian. Ada limun disediakan bagi siapa saja. Laura dan Carrie menikmatinya dan rasanya enak. Di sana ada pacuan kereta bugi dengan hadiah 5 dolar. Almanzo juga turut serta dengan kuda hitam yang cantik. Namun karena belum memiliki kereta bugi ia membawa gerobak dagangan milik royal yang besar dan berat. Semua orang berpendapat kalau ia tak akan menang. Saat pertandingan semua harap-harap demas siapa yang akan menang. Tanpa sadar Laura berharap agar Almanzo yang menang. Dan benarlah Almanzo Wilder menang. Laura dan Carrie bersorak gembira.

Banyak sekali burung hitam yang memakan jagung di ladang. Bahkan tak bersisa, tidak mampu Pa mengusirnya. Akhirnya ia menembak dan membawa pulang hasil tembakannya. Sepertinya mereka akn membiarkan saja karena sudah tak ada cara lain lagi. Mereka memakan si butung hitam dan rasanya sangat enak. Selalu ada hal baik di tengah keburukan. Mereka kwatir jika panen gagal Mary tidak akan bisa pergi ke sekolah khusus. Tapi itu tidak membuat Pa dan Ma menunda keberangkatan Mary walapun harus mengeluarkan tabungan mereka. Hari yang dinanti pun tiba, Ma telah membuat gaun yang amat nagus untuk Mary. Pa dan Ma mengantar Mary. Grace menangis tak ingin Mary pergi. Pa dan Ma akan meninggalkan rumah selama seminggu. Sambil menunggu pa dan Ma pulang Laura membersihkan seisi rumah bersama Carrie. Awalnya sangat sulit sebab rumah menjadi kacau. Bahkan Grace pun yang berniat membantu malah membuat semakin berantakan. Saat mereka menanti Pa dan Ma, rumah sangat rapi dan bersih.

Hari pertama masuk sekolah guru mereka adalah Nona Wilder. Semua sudah menempati bangku masing masing. Tapi ada satu murid yang terlambat dan Laura seraya tak percaya dengan apa yang dilihatnya. Itu adalah Nellie Oleson yang dari Sungai Plum di Minesota. Nellie yang selalu tampil dengan cantik dan mulus membuat yang lain iri sebab murid lainnya kulit mereka gosong terkena sinar matahari, mereka juga memikiki tangan dan tubuh yang relatif padat karena harus bekerja. Kehadiran Nellie sunguh sangat tidak diharapkan yang lain. Nellie setiap jam istirahat selalu berbincang dengan Nona Wilder. Mereka terlihat sangat akrab. Sementara murid lainya bermain atau sekedar memonnton murid lelaki bermain.

Dipulangkan dari sekolah mungkin tak pernah terpikir oleh Laura dan Carrie sebelumnya. Kejadiannya saat semua anak membuat gaduh di kelas namun Nona Wilder tidak menghukum satu pun. Nona Wilder memperlohatkan ketidaksukaannya kepada Laura dan Carrie. Sore itu Carrie salah mengeja, Mamie teman sebangku Carrie juga salah tapi Nona Wolder hanya menyuruhnya mempelajari lagi. Sedangkan Carrie disuruhnya menulis di papan tulis sebanyak lima puluh kali kata-kata yang salah dia eja. Laura merasa kalu Nona Wilder sangat tidak adil. Carrie berusaha menulis sebaik yang dia bisa wajahnya semakin pucat. Dan hampir pingsan, Laura hendak menolong tanpa menunggu persetujuan Nona Wilder. Akhirnya Nona Wilder menyuruh Laura menggantikan Carrie menulis di papan tulis. Nona Wilder juga mulai menyindir Laura karena Ayahnya dewan sekolah. Sekali lagi Carrie dan Mamie sedang belajar membaca tanpa sadar telah bergoyang sehingga bangku juga ikut bergoyang mengeluarkan suara derit. Tiba-tiba Nona Wilder menyuruh mereka menutup buku dan terus saja menggoyang bangku itu. Mamie meninggalkan Carrie seorang diri. Wajah Laura panas oleh rasa marah. Ia sangat benci kepada Nona Wilder. Laura berdiri dan menawarkan diri. Bunyi DUM DUMM terus terdengar. Tiba-tiba Nona Wilder berseru dengan sangat keras menyuruh Laura dan Carrie pulang. Belum pernah hal ini terjadi. Lebih baik rasanya dihukum cambuk daripada harus dipulangkan. Mereka pulang dan menceritakan kejadian ini kepada Pa dan Ma. Tapi Pa tetap menyuruh mereka kembali ke sekolah esok harinya. Anggap saja ini tak pernah terjadi ujar Pa.

Kebangunan rohani selama seminggu membuat hari semakin sibuk. Bagi Almanzo itu adalah waktu untuk mengantar Laura pulang setiap malam selama seminggu. Tapi terkadang mereka hanya diam tak tahu harus membicarakan apa. Pada pertunjukan sekolahsemua murid akan memperiohatkan kebolehan mereka dalam pelajaran. Di bagian yang paling penting yaotu sejarah Amerika, Ida dan Laura yang mendapat bagian. Mereka sangat gugug tapi beruntung semua lancar.

Kejutan pun datang di bulan Desember, Pak Boast datang bersama Pak Brewster yang sedang mencari guru untuk sekolah baru. Mereka menanyakan ketersediaan Laura. Jika ia bersedia akan diuji Pak Williams yang juga kagum akan penampilan Laura di pertunjukan sekolah. Dan hasilnya Laura berhasil lolos dan mendapat sertifikat guru tingkat tiga. Sebenarnya jilai tes Laura sangat tinggi namun tak mungkin ia langsung mendapat setifikat tingkat dua. Begitu kata Pak Williams. Laura akan mulai mengajar dan tinggal di rumah Pak Brewster sejauh 19 kilometer dari rumah selama 2 bulan dengan upah 20 dolar sebulan. (Fin/rs:241015)

Kota Kecil di Padang Rumput, baru berdiri disebut Kota De Smet
Kota Kecil di Padang Rumput, baru berdiri disebut Kota De Smet
Sertifikat Guru bagi Laura padahal umurnya belumlah genap 16 tahun
Sertifikat Guru bagi Laura padahal umurnya belumlah genap 16 tahu
Advertisements

Published by

rosegevari

Menulis apa aja yang pengen ditulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s