Ester, Ratu Persia

Saya yakin sejarah Ester  kita paham. Ia adalah ratu di Persia menggantikan Ratu Wasti yang tidak taat kepada Raja Ahasyweros. Ester juga berperan besar menyelamatkan Bangsa Yahudi di Kerajaan Persia pada zaman itu. Ester sudah lama menjadi yatim piatu. Ia diasuh sepupunya Mordekhai. Ester itu cantik, baik dan menimbulkan kasih sayang bagi Hegai pengawas kerajaan (Ester 2:7-9).

Perbedaan pendapat para ahli sehubungan dengan arti Kata Ester dan berasal dari kata apa sebenarnya. Beriku saya kutip dari wikipedia mengenai nama ESTER atau Hadasa,
1. nama Ibrani yang berarti tanaman “murad” (familia Myrtus; bahasa Inggris: myrtle).[1]

2. nama “Ester” berasal dari kata “Astra” yang dalam bahasa Media Persia berarti tanaman murad.

3. berasal dari nama dewi Ishtar, berdasarkan catatan Kitab Daniel bahwa orang-orang Yahudi dalam pembuangan diberi nama dewa-dewa Babel, sebagaimana nama “Mordekhai” dapat diartikan “hamba dewa Marduk”, salah satu dewa Babel. Ester juga dapat berasal dari akar nama Proto-Semitik “asytar” yaitu “bintang fajar atau senja (planet Venus)”.

4. yang berasal dari nama Ugarit “Athtiratu”

5. dan nama Arab “Athtar”.

6. Ahasyweros dengan Xerxes I dan Wasti dengan Amestris, mengusulkan bahwa baik “Amestris” dan “Ester” berasal dari nama Akkadia Ammi-Ishtar atau Ummi-Ishtar. Nama asal Ishtar-udda-sha (“Ishtar adalah cahayanya”) dengan kemungkinan -udda-sha mirip nama Ibrani “Hadasa”. Namun nama ini ditemukan tidak pada zaman Persia, melainkan pada zaman Babilon tua tahun 2000 SM, sehingga anggapan ini belum diterima.

7. menghubungkan nama Ester dengan kata Persia untuk “bintang” (bahasa Inggris: star), ستاره setareh, menjelaskan bahwa Ester diberi nama demikian karena cantiknya seperti bintang fajar (planet Venus). Ester dibandingkan dengan “bintang fajar”, dan dihubungkan dengan Mazmur 22 yang di bagian awal ada catatan “Menurut lagu: Rusa di kala fajar”.

Isi utama dari Kitab Ester adalah bagaimana peranan Ester menyelamatkan Bangsa Yahudi pada zaman itu. Peranan tokoh Mordekhai sangat besar boleh dibilang ia adalah penggerak utama dan Ester adalah pelaku utama.

Raja Ahasyweros oleh saran penaihat kerajaan mencati perempuan untuk dijadikan pengganti Ratu Wasti. Tanpa pikir panjang Ester turut dan beruntung ia pun terpilih dan sangat disukai raja.

Tindakan Mordekhai yang menolak hormat kepada Haman hampir memusnahkan seluruh orang Yahudi di kerajaan Persia dari India hingga Etopia. Haman barangkali seorang yang gila hormat tidak terima dan memohon pada raja agar diijinkan membunuh seluruh orang Yahudi. Bahkan diberi bayaran yang sangat tinggi. Mordekhai bangkit dan berkabung menyampaikan perihal ini kepada Ester kalau-kalau ia dapat membantu. Pada bagian yang menarik adalah ada peraturan kala itu di Kerajaan Persia yang Raja sekalipun harus tunduk. Salah satunya barang siapa memasuki ruang istana raja tanpa dipanggil  akan dihukum mati. Ini sangat mengancam keselamatan nyawa Ester. Bagaimana kalau saat ia masuk mood raja sedang buruk, atau ia sedang terkantuk-kantuk lalu mendapat gangguan merasa kaget dan langsung memrintahkan mengukum siapapun yang masuk. Saya pikir Ester model nekat. Sebab ia sudah 30 hari tidak dipanggil raja. Jadi aklau saat itu Raja tidak berkenan Ester sudah siap kalaupun ia ahrus mati. Ternyata Raja mengulurkan tongkat emasnya itu berarti raja menerima kedatangan Ester. Ia mengundang Raja ke perjamuan yang diadakan Ester.

Menurut saya Ester sedang membuat skenario dalam menggunakan waktu. Ia tidak langsung menyampiakan kepada raja permintaannya. Di sini ada analisa yang bagus dari Ester. Supaya Raja penasaran dan tak bisa tidur. Saat iutlah raja membuka catatan kerajaan dan menemukan nama Mordekhai tanpa menerima pernghargaan apapun padahal ia sudah menggagalkan rencana pembunuhan raja. Dalam benak saya, betul setiap kejadian penting suatu negara harus dicatat. Bahkan dalam perjalanna hidup kita pun rasanya itu juga perlu.

Tak salah salah lagi saat membaca catatan kerajaan Raja Ahasyweos melihat nama Mordekhai tapi mungki p dia berpikir, mengapa nama ini tak populer padahal ia pernah menyelamatkan nyawa raja. Maka diberilah ia pengharggaaan persis seperti yang disarankan Haman. Yang  baangkali Haman berpikir saat itu semua itu adalah untuk dirinya. Keadaan berbalik jauh dari perkiraan Haman. Ia sudah menyiapkan tiang gantungan untuk menggantung Mordhekai, tapi malah ia sendiri yang disupakan. Bahkan seluruh kelayaannya diberikan kepadaEster, Mordekhai pun mendapat kedudukan penting yaitu orang nomor 2 setelah Raja di seluruh kerajaan. Bukan hanya itu, Haman yang bermaksudk memusnahkan orang Yahudi tidak terjadi, bahkan di beri kesempata kepada seluruh orang yahudi di kerajaan untuk membalas bagi siapa saja  yang hendak menyerang . Mereka melakkukananya hingga dua hari bahkan ada yang tiga hari. Tanggal 14 bulan Adar mereka bersuka citaaaa dan mengadakan perjamuan. Maka dtetapkanlah hari itu menjadi perayaan perjamuan oleh orang Yahudi sebagai hari raya Purim. Karen mamaah mereka merasa aman dari musuh. Mereke merayakannya dengan antar-mengnatar makanan, dan bersedekah kepada kaum miskin.

Seorang Ester yatim piatu tapi bisa menjadi ratu dan menolong bangsanya dari Ester berdoa bahakb berpuasa ia dan seluruhdayangnya jadi erita Ester bisa kita lihat bahwa Esetr bukanpribadi yang iasa-biasa, tapi cerdas, cerdik, berani, cantik, baik dan pantang menyerah sekalipun nyawa dia sendiri taruhannya.*** (Fin/rs:070316)

image
Salah satu penggambaran Ratu Ester

Nb: dari berbagai sumber

Advertisements

Published by

rosegevari

Menulis apa aja yang pengen ditulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s