Mengapa Murid-murid Tidak Mengenal Yesus?

Hari kebangkitan Yesus yang diperingati umat Nasrani sebagai hari Paskah. Sedikit cerita tentang saat Yesus menampakkan diri setelah kebangkitanNya. Ia menampakkan diri kepada,

  • Maria Magdalena (Mrk 16),
  • kemudian kepada perempuan lain (Mat 28)
  • kepada dua orang murid dalam perjalanan ke Emaus minggu sore(Lks 24:13),
  • pada suatu waktu di hari itu (Lukas 23:34)
  • kepada sebelas rasul tanpa Tomas pada malam itu (lukas 24:33-50
  • delapan hari kemudian bersama Tomas (yohanes 20:24-29)
  • kepada tujuh orang untuk makan pagi di tepi Danau Galilea (Yohanes 21:3-14)
  • di puncak gunung (Mat 28:16-20)
  • lebih lima ratus orang di Galilea, beberapa dari mereka masih ada ketika Paulus menyingung hal itu dalam suratnya kepada jemaat di Korintus. (1 Kor 15:6)
  • penampakan Yesus selanjutnya terjadi pada saat kenaikan (Lukas 24; Kis 1)
  • dan pertemuan-Nya dengan Paulus dalam perjalanan ke Damaskus (Kis 9;22)

Yang sangat menarik disini adalah, sesudah kebangkitan-Nya nampaknya semua orang kesulitan mengenali Dia. Pertama Maria yang datang ke kubur pagi-pagi benar da melihat Yesus sendiri tapi ia mengira kalau itu adalah tukang kebun.

Hal yang sama terjadi pada kedua murid dalam perjalanan ke Emaus (Lukas 23:13-32), selama tujuh mil, Yesus berbicara dengan mereka dan mengajar mereka tentang apa yang dikatakan kitab suci, tetapi mereka tidak mengenal-Nya. Kemudian pada malam di ruang atas, para murid berkumpul bersama dengan pintu terkunci, mereka sangat ketakutan dan bingung, mereka terkejut tiba-tiba Yesus muncul tapi mereka mengira kalau itu adalah hantu. Yesus mengatakan pada mereka kalau dirinya bukanlah hantu, peganglah tangan-Ku dan lihatlah. Hantu tidak mempunyai daging dan tulang (Lukas 24:35-43).

Dari beberapa peristiwa pasca kebangkitan Yesus mengapa Maria dan para murid sulit mengenal Yesus?

Lukas 24:16 Tetapi ada sesuatu yang menghalangi mata mereka, sehingga mereka tidak dapat mengenal Dia.

Tidak begitu jelas, hal apa yang menghalangi pandangan mereka. Apakah berkaitan dengan Yesus dibangkitkan dengan Keilahian-Nya yang Maha Kudus? Atau bangkit dengan tubuh dan wajah baru? Atau hal lain yang diri-Nya sebagai manusia?

Nubuat akan kelahiran dan salib telah ada jauh sebelum Perjanjian Baru ditulis. Mari kita lihat sejenak ke perjanjian lama nubuat mengenai Penyaliban Yesus,

Mazmur 22, Allahku, mengapa Engkau meninggalkan aku yang ditulis Daud 800 tahun sebelumnya namun seolah-olah hal itu dikatakan oleh Yesus sendiri.

Yesaya juga menggambarkan dengan detail perlakukan kasar atas dirinya, bahwa Ia akan didera, hingga tidak tampak seperti manusia lagi (Yesaya 52:14).

Satu ayat yang barangkali kurang populer,

Aku memberi punggungku kepada orang-orang yang memukul aku, dan pipiku kepada orang-orang yang mencabut janggutku. Aku tidak menyembunyikan mukaku ketika aku dinodai dan diludahi. (Yesaya 50:6)

Jika ternyata ayat ini terpenuhi di salib dan sepertinya memang terjadi. Seseorang yang seumur hidupnya memiliki janggut lebat tiba-tiba muncul tanpa janggut mungkin akan membuat rupanya akan tampak sangat berbeda. Barangkali seperti itulah yang dialami Maria hingga Ia mengira Yesus adalah tukang kebun. Apakah Dia memiliki wajah yang tidak berbentuk dan penuh bekas luka dan janggutnya telah bersih?

Ada kemungkinan hal itulah yang menjelaskankan mengapa dua murid berjalan sejauh tujuh mil bersama-Nya dan tidak menyadari siapa Dia sebenarnya sampai mereka melihat bekas paku pada malam itu.

Hal ini menimbulkan pertanyaan lain. Apakah Yesus masih membawa tanda-tanda bekas penyaliban?

Seperti tertulis, Mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam (Za 12:10). dalam Wahyu, Yohanes dibawa ke surga dan melihat Yesus menerima tujuh kitab bermaterai,

Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi. (Wahyu 5:6).

Sepetinya Yesus masih membawa bekas-bekas luka itu. Semua itu adalah tanda-tanda penghinaan-Nya tetapi juga kemulian-Nya,tanda-tanda itu masih dibawa Yesus.

Ibarat cerita seorang anak kecil yang memiliki ibu dengan wajah penuh bekas luka. Di sekolah ia selalu diejek. Sering ia pulang dan menangis karena hinaan yang ditujukan padanya. Saat si gadis kecil cukup umur untuk mengerti, si ibu menjelaskan padanya kala itu apartemen mereka terbakar, si gadis masih bayi. Ibunya menyelamatkan bayinya hingga wajahnya terbakar dan rusak. Sejak saat itu gadis itu tak lagi malu dengan keadaan ibunya. Karena setiap kali dia melihat wajah itu, dia tahu betapa besar dia dicintai dan wajah penuh bekas luka itu adalah bukti dan saksi pengorbanan ibu baginya.

Penyaliban jauh lebih besar dari sekedar peristiwa fisik belaka. Sangatlah mungkin bahwa ketika kita melihat wajah-Nya, kita juga teringat akan betapa besar Dia mencintai kita.***(Fin:rs/110516)

kubur kosong

 

kebangkitan_kristus

 

Sumber:

Alkitab

Learn The Bible in 24 Hours by Dr. Chuck Missler

https://www.lds.org/general-conference/2014/04/the-resurrection-of-jesus-christ?lang=ind

https://www.lds.org/general-conference/2014/04/the-resurrection-of-jesus-christ?lang=ind

http://www.cahayapengharapan.org/old/artikel/texts/kebangkitan_kristus.htm

 

 

 

 

Advertisements

Published by

rosegevari

Menulis apa aja yang pengen ditulis

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s