What? Lu Gak Datang Bona Taon?

Pesta Bona Taon? Kalau orang Batak mah sudah tidak asing lagi. Umumnya Bona Taon di selenggarakan oleh marga-marga, namun banyak juga komunitas, kumpulan, arisan yang mengadakan acara bona taon. Lalu apa sebenarnya Bona Taon? Penting amat dirayakan? Bona Taon, ditinjau dari etimologi, jiahh sok lebay dikit.

Bona:  Mula, awal;

Taon : Tahun

Bona Taon, awal tahun. Jadi sebenarnya Bona Taon itu sama dengan Tahun baru. Perayaan tahu baru. Karena kebanyakan orang Batak, momen tahun baru itu lebih sakral dan bermakna di banding yang lain. Ini adalah Momentum untuk kebersamaan dengan keluarga dan kerabat. Bahkan di acara pergantian tahun biasanya ada wejangan luhur dari orangtua dan pertanyaan pertanyaan keramat bagi beberapa orang. Contoh, kapan kawin? tahun ini? Kalau bisa bla bla bla..

Dan ada kesempatan untuk “mandok hata” mulai dari yang paling kecil hingga paling tua.. Nah justru moment natal tahun baru itu kan anak rantau pada pulang, berkumpul bersama. Iya kalau yang lagi kumpul keluarga dikit doang, bayangin kalau yang datang keluarga besar… beughh jumlahnya bisa sangat banyak coy.. entah jam berapa lagi selesai. Tapi itu seru, dulu waktu kecil terus terang itu dihindari pura-pura tidurlah, sakitlah apalah, sudah dewasa itu akan dirindukan. Seriuously… Itu adalah luapan ucapan syukur yang teramat atas penyertaan Tuhan selama satu tahun penuh. Banyak suka dan duka namun pemeliharaan tidak pernah lepas.

Moment ini tak lepas juga dari punguan marga. Beberapa mengadakan satu tahun sekali, beberapa 2 tahun sekali tergantung. Jadi acara bona taon itu adalah acara syukuran memasuki tahun baru, dan penyertaan Tuhan di tahun sebelumnya. Di acara ini bertemu kerabat lain, membangun silahturahmi, dan kebersamaan. Apalagi kalau punguan satu marga, yang jarang ketemu, yang lama tak jumpa, yang hanya ketemu saat bona taon, memiliki keseruan tersendiri. Acara acara selingan lain keorganisasian, misalnya laporan keuangan, pergantian pengurus, up date kegiatan punguan dan sebagainya. Biasanya akan ada  acara lelang untuk menghimpun dana, maklumlah biayanya kan tidak sedikit.

Lalu apa sebenarnya tujuan tulisan ini? Mungkin untuk menjawab mereka-mereka yang bertanya, apaan sih orang batak bona taon sampe bulan April. hahaha… iya sih kalau syukuran tahun baru kan Januari ya, tapi orang Batak April masih aja bona taon. Emang, perayaan bona taon biasanya 1-4 bulan pertama. Masih ramai… tidak ada salahnya, karena berbagai faktor. Misalnya satu orang bisa mengikuti perayaan bona taon beberapa kali. Bona taon marga sendiri, bona taon marga mamak, bona taon marga suami/istri, bona taon punguan a, b, c dsb. Kebayang kan… jadi ga salah kalau masih ada saja sudah April masih bona taon. Bisa juga gedungnya penuh, atau tradisi punguan bersangkutan bulan apa. Biasanya akan sama setiap tahun.

Apa esensi bona taon? Apakah itu sakral atau lebih bernilai dibanding acara lain terutama bagi orang Batak? Saya membuat mini survey untuk pertanyaan ini, sedikit yang masuk jawaban.

Mengapa ini perlu dijawab? Karena ada beberapa orang berpendapat berbeda. namanya pendapat silahkan, sah sah saja bukan… Ini pengalaman yang saya interpretasikan sendiri ya. Sangat subjektif. Jadi beberapa waktu yang lalu ada acara bona taon dan ada anggota tidak hadir. Kesan yang saya dapat, “ini bona taon lu ko ga datang. Bona taon gitu loh.”. Ada makna tersemhunyi “berani berani lu ga datang bona taon ya.” Anggap saja saya tidak terima reaksi itu dan penasaran sebenarnta sejauh apa orang lain memandang ini.

Seolah-olah acara bona tao itu sesuatu yang posisinya lebih dibanding acara lain yang kalau tidak dihadiri terkesan a big bulsh**t. Makanya saya survey kecil-kecilan dengan harapan responden yang lebih banyak namun ternyata hanya sedikit. Saya ucapkan terima kasih yang sudah turut menjawab. Berikut pendapat beberapa teman yang dengan ikhlas  bersedia menjawab.

bona taon cristin

 

bona taon kartika

 

bona taon tag anto

 

bona taon anju

 

bona taon puspa

bona taon mino

 

Jadi bisa saya ambil kesimpulan dari jawaban teman-teman yang mungkin juga mewakili banyak orang. Karena jawabannya ada yang mirip ya.

1. Ajang bersilahturahmi, kumpul-kumpul dengan keluarga

2. Penting, karena ada “saling”, perhatian, firman, pengenalan budaya, silsilah marga bagi generasi, dari berbagai komunitas

3. Membuka lembaran baru untuk saling memaafkan, harus ada unsur adat dalihan natolu.

 

Jadi bisa dikatakan ada yang berpendapat ini penting dan esensinya nyata, ada yang bilang sekedar ajang kumpul dan silaturahmi, tidak lebih, yang lainnya mesti ada unsur adat, jika tidak itu namanya “Martaon Baru”. Dalam benak saya itu tidak ada unsur adatnya, ternyata ada ya.. Keren.. Jangan-jangan yang selama ini dirayakan adalah Martaon Baru bukan Bona Taon coy.. Menarik, biarpun responden sedikit tapi variatif juga ya.

Untuk yang berpendapat “saling”, bagi beberapa mungkin “iya”, tapi rasanya tidak begitu nyata. Kebanyakan masih di level silahturahmi saja ya. Datang ke acara, bertemu, bertegur sapa, lalu pulang dan melupakannya. Bukankah sebatas itu? Who knows. Sekali lagi ini sangat subjektif. Tapi tolong buat kalian yang memberi stigma “nista” kepada mereka yang tak menghadiri Bona taon, just stop it. Bahkan sekalipun ada yang anti dengan Bona Taon, let it be. People have their own priority, so appreciate and its their own decision.

Terima kasih yang setinggi-tingginya yang telah bersedia menjawab dengan tulus ikhlas. Maaf ada namanya ga ijin dulu. Maafkan ya… Tuhan memberkati… (Fin:rs/25418)

.

 

Advertisements